Text
Brondong lover
Buku ini ditulis oleh Stephanie Zen. Ia lahir dan besar di kota Surabaya, saat ini tinggal di Singapura. Suka tertidur karena suara hujan. Keinginan terbesarnya adalah menjadi penulis dan keliling dunia, tetapi ia tidak suka terbang. Stephanie mulai menulis ketika dia masih di sekolah dasar. Dia menyukai karya-karya Sophie Kinsella, Matt Dunn, Rick Warren, dan Max Lucado. Dia juga penggemar berat Daughtry, yang telah menginspirasi sebagian besar bukunya melalui lagu-lagu mereka.
Novel Brondong Lover ditulis dengan gaya bahasa yang ringan dan sesuai dengan bahasa anak remaja. Secara keseluruhan novel ini sangat menarik untuk dibaca khususnya bagi anak remaja. Banyak pesan dan pelajaran yang diambil dari novel Brondong Lover ini, antara lain yaitu jangan suka mendengarkan apa kata orang lain dan kejujuran adalah kunci untuk menyelesaikan masalah walaupun terkadang menyakitkan. Novel ini juga mengajarkan bahwa dengan saling menjaga kepercayaan dan saling pengertian, umur bukan menjadi masalah dalam suatu hubungan.
Sinopsis
Nasha sebel banget sama juniornya yang nyolot, Dave. Sejak hari pertama MOS, Dave terus membantah apa pun kata Nasha dan nggak mau bekerja sama dalam kegiatan kelas. Tapi, waktu Nasha berantem sama mantannya yang super nyebelin, Kevin, si nyolot Dave ternyata membelanya! Begitu pula pas Nasha jatuh hingga terkilir saat kemping penutupan MOS, Dave ngebela-belain menggendong Nasha sampai tenda. Uhuy! Apakah ada cinta yang mulai bersemi di hati Nasha? Bagaimana dengan hubungannya yang belum beres sama Kevin? Dan bagaimana juga dengan perhatian berlebih dari Kak Elang yang sudah kuliah?
Tidak tersedia versi lain