Pada 1950-an Indonesia bereksperimen menerapkan Demokrasi Parlementer—lazim disebut demokrasi liberal—guna membawa negara baru itu keluar dari berbagai masalah. Namun, selama 1950–1959, perdebatan demi perdebatan tak kunjung padam dan tujuh kabinet silih berganti mengendalikan negeri. Kendati harus diakui bahwa selama periode tersebut Mahkamah Agung punya gigi, jaksa dan hakim bertaji, da…
Mangir Membara merupakan salah satu fiksi sastra jenis novel karya Apung Swarna. Novel ini melatar belakangi tanah jawa dan masa kerajaan. Ki Ageng Mangir Wanabaya sedang memperhatikan kinasih menari, raut wajahnya tidak berubah. Di dalam hatinya sesuatu terasa merayap begitu saja, kekagumannya pada kinasih seakan mengalir bagai sebuah mata air di sendang yang terus mengeluarkan air bening. Seb…