Hantu Belanda berambut pirang itu selalu terlihat marah, gusar, dan mengusir siapa pun yang datang ke rumah. Dia benci orang-orang berwajah Melayu, dia benci perempuan-perempuan cantik, dia benci keluarga manusia yang berbahagia. Namun yang paling parah, dia sangat benci aku. Berulang kali kudengar dia berteriak, "Pergi kau dari sini! Kau sahabat Elizabeth! Kau jahat! Sama seperti perempuan …
“Ayana, dengarkan Ibu!. Pergilah lewat terowongan di balik lemari itu dan bawa serta adikmu!. Lakukan sekarang sebelum kamar ini diserang!” ujar Ratu Anirma setelah Ayana bersedia menggendong adiknya. Malam itu menjadi malam yang menyesakkan bagi Ayana. Betapa tidak!. Gadis itu harus kehilangan ayah dan ibunya, Raja dan Ratu Anirma. Ayana memutuskan untuk melarikan diri ke hutan Nooria, ne…
Yang menulis di buku ini belum tentu saya, sebab Rahwana tak mati-mati. Gunung kembar Sondara-Sondari yang menghimpit Rahwana cuma mematikan tubuhnya semata. Jiwa Rahwana terus hidup. Hidupnya menjadi gelembung-gelembung. Siapa pun bisa dihinggapi gelembung itu tak terkecuali saya. Yang menulis di buku ini adalah gelembung-gelembung itu, gelembung Rahwana padaku. Yang menyampaikan buku ini pad…
Celia tak pernah mengerti, mengapa puffin tak bisa berhati-hati. ia menyenggol perabotan kemana pun ia pergi; gelas beradu menyentuh lantai... Prang! Seingat Celia, dulu puffin tak pernah bertingkah nakal. Ia manis dan begitu lembut. Namun. celia kini sering terpaksa memarahi puffin. Celia bensi melihat pecahan gelas berhamburan.
Kumpulan cerita pendek ini berisi 13 cerpen Ahmad Tohari yang ditulis antara tahun 1976 dan 1986. Seperti dalam karya-karyanya terdahulu, dalam kumpulan inipun Tohari menyajikan kehidupan pedesaan dan kehidupan orang-orang kecil yang lugu dan sederhana. Dan sebagaimana dikatakan dalam prakata, kekuatan Tohari “terletak pada latar alam pedesaan yang sarat dengan dunia flora dan fauna”. Selai…
Di Bolivia, Gio mendapat kabar bahwa Diva hilang dalam sebuah ekspedisi sungai di pedalaman Amazon. Di Indonesia, perjalanan seorang anak yatim piatu bernama Bodhi dimulai. Bodhi, yang dibesarkan di wihara oleh Guru Liong, akhirnya meninggalkan tempat ia dibesarkan dan bertualang ke Asia Tenggara. Di Bangkok, ia bertemu pria eksentrik bernama Kell yang mengajarinya seni tato. Setelah melalui…